Posts

Showing posts from July, 2025

Eh... Ini mujizat ya?

Nggak yang heboh atau viral gitu sih. Tapi beneran nyata. Dan justru itu yang bikin aku ngerasa… Tuhan tuh deket banget. **** Sebenernya, aku udah sering banget ngalamin pertolongan Tuhan dalam hidup ini. Tapi kali ini aku pengen cerita tentang momen pertama kali aku sadar, "Eh… ini mujizat, ya?" Dulu aku pikir, mujizat itu harus sesuatu yang luar biasa dan supranatural gitu. Yang keren banget. Misalnya: sembuh dari penyakit berat tanpa pengobatan, tiba-tiba dapat uang banyak, bisa pergi ke luar negeri tanpa usaha apa-apa. Pokoknya yang “wow” dan kayak di kesaksian-kesaksian itu. Dan karena aku ngerasa hidupku biasa-biasa aja, aku mikir, "Ya aku sih belum pernah ngalamin mujizat..." Jadi, kalau denger orang cerita tentang mujizat hidup mereka, aku cuma bisa senyum, angguk-angguk, sambil mikir, “Wah, keren ya. Tapi kayaknya bukan aku deh.” Soalnya, semua yang aku alami rasanya hasil usaha sendiri. Sakit? Ya sembuh karena ke dokter, minum obat.Bisa ke luar negeri? Ya ...

Ketika Hidup Ga Sesuai Harapan

 Saat semua terasa sia-sia, Tuhan mengingatkanku bahwa kasih yang tak terlihat pun bisa membuat sorga bersorak. -------- Kadang, hidup tuh nggak sesuai sama yang kita bayangkan. Kita pengennya bisa ada di posisi yang nyaman, enak, seperti yang seharusnya. Tapi kenyataannya? Jauh banget dari itu. Kita harus kerja, sering kali bukan buat diri sendiri—tapi buat mencukupi kebutuhan, atau mumgkin menyenangkan orang lain. Apa yang kita kerjakan rasanya nggak dihargai. Kita kerja keras, tapi nggak bisa menikmati hasilnya sendiri. Kita lihat apa yang pasangan kita lakukan itu kurang pas, tapi saat kita kasih masukan, kayak cuma lewat aja. Lama-lama capek banget. Lelah, sampai rasanya pengen nyerah. Pernah nggak sih ngerasa kayak gini: "Aku kerja, tapi kok nggak ada hasilnya buat aku..." ,  "Aku nikah, tapi nggak ngerasa bahagia..." "Kayaknya nggak ada bagian buat aku. Nggak ada waktu buat aku. Nggak ada aku-nya sama sekali." Hari ini, semua itu aku bawa dalam doa....

Dua Nama Satu Penghiburan

 – Kisah tentang kebetulan kecil yang menjadi penghiburan dari Tuhan – Aku punya banyak teman. Tapi yang benar-benar dekat denganku, jumlahnya mungkin tak lebih dari ruas jari  Salah satunya adalah Liliana. Aku mengenalnya lewat sebuah pelayanan wanita dan menjadi semakin dekat karena kebetulan tempat usahanya tak jauh dari tempat tinggalku. Kami sering meluangkan waktu bersama: keluar sebentar di sela sela rutinitas, bahkan sesekali aku ikut dengannya saat ia mengantarkan pesanan cetakannya, jadi kami bisa ngobrol sepanjang perjalanan. Kami biasa bercerita tentang hidup sehari-hari, tentang kesesakan, tentang pertolongan dan cara Tuhan bekerja dalam hidup kami. Kadang cerita itu diselingi tawa, kadang tangis. Hingga suatu hari, Lili memberitahuku rencananya untuk pindah ke Amerika. Hatiku tercekat. “Aku lagi urus visa, Kak. Bantu doain ya supaya bisa lolos,” katanya. Itu kalimat yang sulit bagiku. Bagaimana aku bisa mendoakan sesuatu yang... jujur saja, tidak kuinginkan terj...